Atlantis Indonesia

Para ilmuwan membuktikan DNA manusia memiliki kemampuan telepati

Para ilmuwan akhirnya membuktikan bahwa DNA kita memiliki kemampuan Telepati: Apakah kita terhubung secara global?

penelitian membuktikan, manusia bisa telepati

penelitian membuktikan, manusia bisa telepati

Para ilmuwan menyebutnya sebagai Genetik ‘telepati’ dan ini adalah penemuan baru yang benar-benar mengejutkan.

Para ilmuwan yakin bahwa telah menemukan petunjuk baru lebih detail tentang DNA kita yang menunjuk ke arah fakta bahwa DNA memiliki kemampuan untuk me-‘link (mengikat) sendiri secara bersama-sama’ ketika dipisahkan oleh jarak, dengan kata lain, DNA kita memiliki kemampuan untuk berkomunikasi secara telepati. Tapi diyakini tidak mungkin menurut banyak ahli, tetapi Anda tahu apa yang mereka katakan, semuanya mustahil hingga menjadi sesuatu yang mungkin akan terjadi.

Menurut tes yang diterbitkan oleh Journal of Physical Chemistry, DNA untai ganda yang utuh memiliki kemampuan misterius untuk berkomunikasi pada jarak telepati berarti bahwa ia memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi (mengenali) kesamaan tertentu dalam DNA lainnya berdiri bahkan pada jarak yang jauh sehingga memungkinkan untuk berkumpul tanpa kontak fisik.

Dengan kata lain itu berarti bahwa sama seperti teman-teman yang memiliki minat yang sama ketika bergaul, potongan-potongan kecil kecil dari materi genetik pada dasarnya melakukan hal sama dan berkumpul bersama-sama.

Langkah besar berikutnya?

Bagaimana mengontrol telepati?

Menurut penulis dari artikel yang muncul di ACS ‘Journal, Geoff S. Baldwin, Sergey Leikin, John M. Seddon, dan Alexi A. Kornyshev dan kolega mereka,

“Hebatnya, daya gerak nampaknya bertanggung jawab pada pengenalan urutan DNA yang bisa mencapai jarak lebih dari satu nanometer air yang memisahkan permukaan DNA terdekat.”

Dalam percobaan ini, peneliti menempatkan untai DNA yang telah ditandai dengan memberi fluoresens di air tanpa protein atau bahan lain yang dapat mengganggu percobaan dan mengamatinya.

Peneliti mampu memahami bahwa pada urutan nukleotida identik sekitar dua kali lebih mungkin untuk berkumpul bersama sebagai untai DNA dengan urutan yang berbeda.

Percobaan yang luar biasa ini mungkin memberi pencerahan baru dan membantu meningkatkan akurasi dan efisiensi rekombinasi homolog gen yang menurut para ilmuwan, adalah sebuah proses yang bertanggung jawab untuk perbaikan DNA, evolusi dan keanekaragaman genetik.

Sumber:

http://www.ewao.com/a/1-scientists-prove-our-dna-has-telepa…

https://youtu.be/hlIRk5TMgQw

Exit mobile version