Bukti Fisik Perang Bom Atom Kuno yang Ditemukan di …

Bukti Fisik Perang Bom Atom Kuno yang Ditemukan di Seluruh Dunia.

Pada tahun 1952 arkeolog melakukan penggalian di Israel menemukan lapisan kaca hijau yang membatu. Lapisan dengan tebal seperempat inci itu mencakup area seluas beberapa ratus kaki persegi.

Batu itu terbuat dari pasir kuarsa berwarna kehijauan, mirip dengan bentuk lapisan kaca yang tersisa pada waktu tes bom atom di Nevada pada Tahun 1950-an.

Pada Lima tahun sebelumnya lapisan tipis gelas juga ditemukan di bawah Lapisan Neolitikum Sumeria dan Babilonia di Irak selatan.

Hingga di selatan, gurun Arab bagian barat ditutupi dengan batu hitam yang menunjukkan bukti telah mengalami paparan radiasi yang terus-menerus. Batu-batu hancur dan terbakar ini disebut “Harras” yang berserakan di area seluas 7.000 mil persegi
(11.265 Km²).

“Beberapa lahan dengan diameter seratus mil dan menempati area hingga enam hingga tujuh ribu mil persegi, batuan tersebar dengan yang lain sehingga nampak penuh sesak sampai-sampai sulit dilalui.

Batu-batu ini tajam dan nampak hangus kehitaman. Tidak ada letusan gunung berapi yang mengeluarkan batuan hangus dilahan yang luas ini seperti batuan Harras. Tiada batuan dari gunung berapi yang begitu menyebar merata seperti ini. Tidak adanya dalam banyak kasus lava (batu yang tersebar luas) yang menyinggung vulkanis asal batuan ini … “Immanuel Velikovsky,” Earth in Upheaval ”

Sepotong batu kecil berwarna hijau kekuningan yang tidak biasa terukir berbentuk kumbang scarab yang indah di bagian dada Tutankhamun dan dapat dilihat di Museum Kairo, Mesir.

~ Scarab, Makhluk Suci Mesir Kuno.

Scarab digambarkan memiliki bentuk seperti seekor kumbang. Bangsa Mesir Kuno menganggap bahwa Scarab merupakan hewan yang keramat/suci sehingga Scarab dijadikan sebagai simbol dan jimat.

Scarab sering kali diletakkan di atas dada mumi di posisi jantung sebagai simbol kehidupan yang baru. Menurut legenda, Scarab juga ditulis di dalam The Book of Death (Kitab Kematian).

Fakta Tentang Scarab

Scarab bukanlah makhluk mitos dan kenyataannya adalah Scarab benar-benar ada.

Scarab termasuk dalam spesies kumbang dengan nama latin Scarabaeus sacer. Scarab ini memakan kotoran hewan, seperti sapi dan kerbau sehingga sering disebut kumbang kotoran. Scarab membuat bola kotoran dan bola kotoran ini akan digunakan sebagai makanan atau pun tempat tinggal bagi telur-telurnya untuk menetas.

Makna Scarab bagi Mesir Kuno

Kepercayaan Bangsa Mesir Kuno terhadap Scarab sebagai makhluk suci berkaitan dengan perilaku Scarab. Orang-orang Mesir Kuno memperhatikan perilaku Scarab yang membuat bola-bola dari kotoran. Kemudian tanpa diketahui dari mana asalnya, mereka melihat tiba-tiba anak-anak kumbang muncul dari bola kotoran tersebut.

Orang Mesir Kuno lantas menghubungkan fenomena ini dengan Dewa Khepri atau Dewa Matahari Terbit. Menurut mereka, Dewa Khepri juga menciptakan dirinya sendiri dari ketiadaan. Orang Mesir Kuno percaya bahwa seperti Dewa Khepri, Scarab muncul dari ketiadaan karena, menurut mereka, hanya terdapat Scarab jantan tanpa betina.

Dengan demikian, orang Mesir Kuno mulai menganggap Scarab sebagai binatang suci dan menjadikan Scarab sebagai simbol untuk regenerasi, transformasi,
pembaharuan, dan kebangkitan.

Scarab juga dihubungkan dengan Dewa Ra atau Dewa Matahari. Menurut mitologi Mesir, Dewa Ra memperbaharui matahari setiap hari dengan menggulirkannya di langit pada siang hari dan membawanya ke dunia lain sehingga bisa terbit lagi keesokan harinya. Kumbang Scarab yang membawa bola kotoran dianggap memiliki sifat yang sama dengan Dewa Ra.

Kumbang Scarab juga menjadi bagian penting dari upacara pemakaman Mesir Kuno. Pahatan Scarab yang terbuat dari batu hijau ditempatkan di dada almarhum sebelum akhirnya dikuburkan.

Selanjutnya orang Mesir Kuno mulai menggambarkan Scarab di kuil-kuil, makam, hieroglif, segel, perhiasan, karya seni, dan jimat.

Arti simbol Scarab meliputi harapan, kebangkitan, restorasi kehidupan, pembaharuan, dan transformasi.~

Batu ini diuji dan ternyata kaca, tapi yang menarik adalah lebih tua dari peradaban awal Mesir.

Kaca ini yang dikenal sebagai Libyan Desert Silica Glass, mencakup area yang luasnya berukuran sekitar 30 mil
(48 Km) kearah timur dan barat serta sekitar 80 mil (128 Km) arah utara dan selatan yang terletak diantara perbatasan Libya dan Mesir.

Kaca ini berusia 28,5 juta tahun dan menunjukkan tingkat kejernihan dan kemurnian batu
(99 %) yang bukan ciri khas akibat tumbukan meteorit yang jatuh.

Daerah batuan kaca silika aneh yang terbentang di tempat lain juga telah ditemukan di daerah Gurun Gobi yang terpencil di Mongolia. Terutama yang menarik perhatian adalah ditemukannya lapisan, di sekitar situs atomik Cina Lop Nor Xinjiang.

Hasil yang diperoleh dari pengujian permukaan radioaktif di daerah ini menunjukkan bahwa lapisan silika bukan berasal dari ledakan nuklir modern tapi sudah ada jauh sebelum Cina menjadi kekuatan nuklir.

Ini berarti bahwa leburan silika di gurun Gobi ini berasal dari masa kuno.

Pada 1908-1909, reruntuhan kuno di kota Khara Khoto, di provinsi Tangut digali, terletak sekitar 300 kilometer dari Jalur Sutra yang terkenal. Piotr K. Kozlov, arkeolog Rusia menggali sebuah sarkofagus dengan dua jenazah yang terawat baik, sosok raja dan ratu yang tidak diketahui.

Menurut perkiraannya, sarkofagus ini dimakamkan sekitar Tahun 12.000 SM. Dalam penggalian lain pada reruntuhan yang sama, Profesor Kozlov menggali lubang yang takberujung di kedalaman 1.800 meter. Didindingnya nampak kaca yang meleleh berwarna biru berkilauan.

“Beberapa fenomena asing yang mengakibatkan mencairnya batu padat dan meninggalkan jejak dinding kaca yang mengkilap.

Pada tradisi lokal bercerita tentang kilatan petir yang menerjang dari langit dan menggosongkan area penggalian ini.
Tapi jenis petir apa yang menghantam area seluas hampir satu mil dengan dalam seperempat mil dan membekas dinding biru yang berkilauan ? “Hartwig Hausdorf,” The Chinese Roswell ”

Kaca padat dapat ditemukan di berbagai tempat di seluruh dunia dan memiliki sejarah panjang yang memberikan bukti fisik bahwa ledakan atom pernah terjadi di masa lalu.

Sutherland – Staf Penulis.

Sumber :

http://www.messagetoeagle.com/physical-evidence-of-ancient-atomic-wars-can-be-found-world-wide/#ixzz46vweVQit

http://imagitopia.blogspot.co.id/2013/03/scarab-makhluk-suci-mesir-kuno.html?m=1

Comments

comments

Close