Fisikawan Membahas Sistem Pendorong UFO dan …

Fisikawan Membahas Sistem Pendorong UFO dan Kemampuannya Membengkokkan Ruang dan Waktu.

Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana alien mengarungi ruang angkasa atau bagaimana kuatnya daya dorong pesawat mereka? Jika benar demikian, adakah penjelasan rinci tentang sistem pendorong dari dunia lain ini, yang kini telah dipublikasikan oleh seorang pria yang bekerja untuk fasilitas rahasia pemerintah yang menangani replikasi teknologi alien.

Anda mungkin ingat Bob Lazar, pria yang mengaku bekerja sebagai seorang fisikawan pada proyek Galileo – program rahasia yang dijalankan oleh pemerintah berurusan dengan adopsi teknologi mahluk asing untuk keuntungan mereka sendiri. Lazar melakukan tugasnya di pangkalan luar jangkauan yang dikenal sebagai daerah S4 berjarak 10 mil
(16,09 Km) selatan Area 51.

Setelah Lazar memutuskan untuk mengumumkannya ke publik, lalu ia membahas secara detail tentang pesawat dunia lain ini. Pada baris berikut ini akan dijelaskan oleh Bob Lazar tentang uraian manipulasi ruang dan waktu yang digunakan oleh ET dalam melakukan perjalanan melintasi alam
semesta :

“Dengan asumsi mereka berada melayang di ruang angkasa, mereka akan mengoperasikan alat yang fokus pada tiga buah generator gravitasi yang disetel pada titik yang ingin mereka tuju.

Sekarang, analoginya :

Jika Anda mengambil lembaran karet tipis, katakanlah, diletakkan di atas meja dan meletakkan paku di setiap sudut, kemudian mengambil sebuah batu besar dan meletakkannya di salah satu ujung lembaran karet dan mengatakan itu adalah pesawat ruang angkasa Anda, dan Anda memilih titik yang akan dituju – yang bisa di mana saja pada lembar karet – lalu dengan mencubit titik tujuan dengan jari-jari Anda dan tarik semua lintasan didepan anda sampai ke pesawat.

Demikian caranya berfokus dan menarik titik tujuan saat itu. Bila Anda kemudian mematikan alat pembangkit (generator) gravitasi, batu (atau pesawat ruang angkasa anda) selanjutnya karet yang membentang itu akan kembali ke titik asalnya. Tidak ada perjalanan linear (garis lurus) melalui ruang angkasa ; ini benar-benar melengkungkan ruang dan waktu dan mengikuti ruang lintasan karena dapat memendek jarak tempuh.

Dalam metode pertama perjalanan ruang angkasa – pada permukaan planet – mereka pada dasarnya menyeimbangkan medan gravitasi dengan cara generator gravitasi dimatikan, dan mereka bisa menaiki “gelombang”, seperti gabus botol yang mengambang di lautan. Dalam dalan metode itu posisi pesawat mereka sangat tidak stabil dan dipengaruhi oleh cuaca.

Dalam metode lain dari perjalanan – di mana mereka dapat melakukan perjalanan jarak yang sangat jauh – mereka tidak bisa benar-benar melakukan itu di medan gravitasi yang kuat seperti Bumi, karena untuk melakukan itu, pertama-tama, mereka biasanya harus memiringkan pesawat mereka di ruang angkasa, hingga mereka dapat fokus pada titik yang mereka butuhkan dengan menyetel generator gravitasi dan kemudian melanjutkan perjalanan kembali.

Jika Anda bisa membayangkan ruang sebagai kain, dan kecepatan cahaya adalah batas Anda, ini akan memakan waktu begitu lama, bahkan pada kecepatan cahaya, untuk mendapatkan perjalanan dari titik A ke titik B. Anda tidak bisa lebih dari kemampuan itu- tidak satupun di alam semesta ini pula. Harus ada sebuah alam semesta paralel lain, mungkin dengan hukum yang berbeda, tapi setiap orang harus mematuhi aturan-aturan ini. ”

Gambar di bawah ini menyajikan bagian dari sistem pendorong. Menurut Lazar, tiga bagian bawah lambung memiliki karakteristik tertentu – yang berbentuk melengkung.

Selain ini, tiga bagian ini yang memiliki jarak yang berbeda dari generator gelombang, yang berarti memiliki panjang fokus yang berbeda, sehingga bentuk gelombang yang dihasilkan juga akan berbeda setelah melewati lensa.

Pada setiap sudut pesawat yang berbeda, gelombang melewati lambung, efek khas dari refraksi (pembelokan arah) akan terjadi pada gelombang. Jika pesawat kemudian menggunakan dua generator di bagian luar untuk menggabungkan cahaya gelombang microwave ini pada titik jauh yang sudah ditentukan, ini akan mengunci titik tersebut dan mampu mendapatkan tarikan gravitasi.

Jadi, Anda bertanya-tanya bagaimana mekanisme yang rumit ini terjadi, dan ini adalah jawabannya :

– Elemen 115, adalah elemen super berat yang mungkin ditemukan di planet lain dari sebuah sistem bintang biner. Menurut Lazar, pesawat alien menggunakan Elemen 115 sebanyak 223 gram , yang dipotong dalam bentuk segitiga, ditempatkan dalam struktur reaktor. Dia selanjutnya menjelaskan proses terjadinya reaktor tenaga ini :

“Di dalam reaktor, Element 115 dibombardir oleh proton yang dihubungkan ke inti atom 115 dan menjadi Element 116, yang segera meluruhkannya dan menyebar, atau memancarkan, sejumlah kecil zat antimateri.

Ketika zat antimateri itu dilepaskan ke dalam tabung akan terus bereaksi dengan materi yang mengelilinginya. Hal ini kemudian mengarahkan zat ini menuju target materi gas di ujung tabung. Materi dan antimateri bertabrakan dan saling memusnahkan, hingga mengkonversi menjadi energi. Panas dari reaksi ini kemudian diubah menjadi energi listrik generator thermoelektrik mendekati efisiensi 100% … “.

Jika Bob Lazar benar, pemerintah AS sudah bisa memiliki suatu replikasi sistem mahluk asing yang mampu menekuk waktu dan memungkinkan untuk perjalanan antar ruang di angkasa. Namun, “unsur asing” yang dibutuhkan untuk daya sistem telah hilang dan hanya dapat ditemukan di tempat lain alam semesta.

Hal ini membuat spekulasi bahwa upaya terus menerus untuk meniru elemen 115 sedang dilakukan oleh pemerintah, dan berbagai probe dikirim ke ruang angkasa yang memiliki misi rahasia untuk menemukan senyawa asing yang pada akhirnya akan mengarah pada era “penaklukkan ruang angkasa” oleh umat manusia.

Jika rencana ini terlaksana demi kebaikan kita semua, namun kita belum mengetahuinya, namun karena penemuan gelombang gravitasi baru-baru ini dan kemajuan yang signifikan lainnya dalam ilmu pengetahuan kemungkinan bahwa pengungkapan ini pada waktu yang lebih awal dari yang kita perkirakan.

Video :

https://youtu.be/GkDM5GwBkvE

Sumber :

http://www.ewao.com/a/physicist-discusses-ufo-propulsion-system-bending-space-time/

Comments

comments

Close