Atlantis Indonesia

llmuwan

llmuwan: Ada “Makhluk Lain” di Bulan.

Sejumlah besar astronot NASA telah mengungkapkan banyak laporan mengejutkan tentang bulan. Ilmuwan dari NASA dan analis foto George Leonard mendapatkan berbagai foto resmi NASA tentang Bulan, banyak dari foto-foto itu telah dipublikasikan olehnya dalam bukunya yang bertema Somebody Else Is On The Moon, dan ia hanyalah salah satu sosok dari mereka.

Meskipun foto-foto itu ukurannya kecil, resolusinya juga tidak memenuhi standar sekarang, tapi menunjukkan rincian foto sebenarnya. Kendati dalam karyanya, Leonard mengurutkan nomor identifikasi foto untuk mendukung sumber mereka, dan rendahnya resolusi dari foto-foto itu juga hanya akan membuatnya tampak lebih buruk. Namun, yang lebih manarik dari foto-foto itu adalah gambaran yang ditemukannya di bulan, disertai dengan sertifikat NASA yang telah diverifikasi. Selain itu, Leonard bukan satu-satunya orang yang memiliki latar belakang yang dapat dipercaya yang mencoba untuk memaparkannya kepada dunia terkait fakta yang sebenarnya tentang bulan serta foto yang direkam semasa misi Apollo di Bulan.

“Para hadirin yang terhormat, sebagian besar pernyataan kami di Amerika Serikat tidak pernah ada jawaban yang jelas, sementara pemerintah saya, NASA terus menghapus 40 rol film tentang misi Apollo, yang melakukan misi penerbangan, pendaratan di Bulan dan sesi jalan-jalan (moonwalk) para astronot di Bulan.

Ya Tuhan! mereka telah menghapus 40 rol film. Yang sedang kita bicarakan sekarang adalah tentang ribuan frame foto yang disebut oleh pihak berwenang bahwa publik tidak ada hak untuk melihatnya. Mereka mengatakan bahwa hal itu ‘merusak’, ‘tidak diterima masyarakat’, dan ‘tidak diterima secara politik.’ Saya menjadi marah. Saya seorang pensiunan komandan militer. Saya tidak pernah dikenal karena memiliki banyak kesabaran.”

Petikan di atas dikutip dari pidato Bob Dean dalam suatu forum di Eropa. Bob adalah seorang pensiunan komandan militer dari angkatan darat Amerika, ia juga bertugas sebagai analis intelijen di NATO Supreme Headquarters Allied Powers Europe (SHAPE).

“Sekarang ketika membahas tentang fenomena UFO, kami memiliki ribuan dokumen yang terbuka, disertai dengan kesaksian dari ratusan saksi yang dapat diandalkan. Ini adalah sebuah topik yang independen,” kata Bob.

Perlu dicatat bahwa pemerintah Rusia baru-baru ini menyerukan penyelidikan internasional terkait klip video yang hilang saat awal pendaratan Amerika di Bulan pada 1969 silam. Mereka juga menyebutkan tentang sejumlah misi antara 1969 dan 1972, mereka mendapatkan (sekitar) 400 kg batuan bulan.

Leonard berpendapat bahwa NASA tahu aktivitas ekstra-terrestrial di bulan, dan berusaha menyembunyikan informasi. Leonard bukan satu-satunya orang yang membuat klaim seperti itu.

Dr. Edgar Mitchell ScD, astronot NASA (astronot ke-enam yang melakukan sesi jalan-jalan di bulan-Moonwalk) mengatakan, “Dengan membaca buku, membaca pengetahuan-pengatahuan ini, mulai memahami apa sebenarnya yang telah terjadi, karena tidak ada keraguan sedikit pun kita dikunjungi oleh “sosok lain.” Alam semesta yang kita diami ini bahkan lebih menakjubkan, menarik, rumit dan jauh lebih banyak dari yang bisa kita pahami sebelumnya. Selama ini, kita selalu merenung dan bertanya, apakah hanya kita yang eksis dijagad raya ini. Namun hanya pada era kita sekarang, apakah kita memiliki bukti nyata. Tidak, kita tidak sendirian.”

Petikan atas hal yang sama yang dipaparkan astronot NASA Dr Brian O’Leary.

Leonard bukan satu-satunya ilmuwan NASA yang berbicara tentang hal-hal aneh di Bulan. Baru-baru ini, seorang ilmuwan plasma bernama Dr. John Brandenburg juga memaparkan hal yang sama. Ia adalah wakil Direktur Clementine Mission, yang merupakan bagian dari proyek ruang angkasa gabungan antar NASA dan Ballistic Missile Defence Organization, DBMO / Organisasi Pertahanan Rudal Balistik. Misi ini menemukan air di dua kutub bulan pada 1994.

Menurut wawancara dokumenter Brandenburg ini, “Misi Clementine merupakan sebuah misi pengintaian, pada dasarnya memeriksa apakah ada sesuatu (makhluk) di bulan, membangun pangkalan di tempat yang tidak kita ketahui. Apa mereka sedang memperluasnya?

Selanjutnya, “Saya telah melihat semua foto dari bulan yang menunjukkan kemungkinan foto yang dibuat, dan yang paling mengesankan adalah sebuah foto dengan struktur linear positif selebar satu mil. Tampaknya itu adalah foto buatan manusia, seharusnya tidak ada di sana. Sebagai komunitas Spaceguard, saya sangat prihatin dengan struktur apa pun seperti itu di bulan, karena itu bukan kita punya, karena kita sama sekali tidak mampu membangun hal seperti itu. Dan itu berarti ada sosok lain sana.
Jika Anda menceritakannya pada orang rata-rata, menurut anda itu adalah sebuah peradaban lain, dan saking canggihnya sanggup melakukan perjalanan di ruang angkasa, sebelum kita sampai di bulan, mereka telah tiba di sana dan mungkin tetap bertengger disana, dan tidak diragukan lagi, Anda akan mendapatkan beberapa pandangan yang sangat aneh. Di sisi lain, jika pihak lain memutuskan untuk mendengarkan Anda, maka Anda akan segera mendapatkan perhatian mereka.

Banyak orang yang tidak siap membuka pikirannya untuk menerima semua kemungkinan ini, tapi ini kenyataan, yang pada akhirnya harus kita hadapi. Jelas kita sedang menuju pada kenyataan yang tak terelakkan mengadakan kontak dengan peradaban luar bumi : yakni, jika kita menghias diri dan berupaya semaksimal mungkin untuk mulai menaruh perhatian pada planet kita. Mungkin kita masih bisa memiliki waktu yang cukup lama untuk mewujudkan masa depan ini, kalau tidak, ia akan datang lebih cepat dari yang kita pikirkan. Dengan kata lain, ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa kontak alien telah terjadi.”

Sumber :

http://erabaru.net/2016/05/03/17877/

Exit mobile version