Atlantis Indonesia

Dimensi Kesadaran (1 – 12)

Dimensi Kesadaran (1 – 12).

Yang disebut sebagai dimensi dalam spiritual adalah tingkat kesadaran makhluk hidup di alam semesta. Yang disebut tingkatan kesadaran kita adalah pola pandang kita tentang sekeliling kita, bagaimana kita memandang apapun yang berada di sekitar kita, dan alam semesta raya.

Setiap objek yang alami terbuat dari elemen energi alam semesta adalah disebut makhluk hidup, termasuk objek – objek natural seperti batu, pohon, binatang, manusia, gunung, dan laut. Semua makhluk hidup ini memiliki kemampuan untuk merasakan kesadaran, merasa, dan menerima pengalaman yang subyektif (dengan perasaan).

Manusia dalam keadaan sadar memiliki tingkat kesadaran dimensi ketiga, tetapi dalam keadaan tidak sadar, tidur, manusia dapat mencapai tingkat kesadaran pada range terendah sampai tertinggi dimensi keempat, bahkan dalam beberapa kasus dapat mencapai tingkat kesadaran dimensi kelima.

Kondisi dualitas fenomena yang terjadi pada keadaan sadar manusia adalah sebenarnya hanya ilusi yang berada pada pikiran kita. Keadaan mimpi atau perjalanan astral dimana roh keluar dari tubuh adalah alam yang merupakan kondisi asli dari roh kita, sebagai diri sejati kita. Jadi sebenarnya kita adalah makhluk energi yang sedang mengalami kehidupan di bumi.

Ascension yang sering dibahas dalam berbagai artikel spiritual adalah tentang perubahan yang terjadi pada bumi dimana tingkat kesadaran dari dimensi ketiga beralih pada dimensi kelima, dan hal ini bukan pertama kali terjadi di bumi, Lemuria dan Atlantis adalah fenomena yang pertama kali pada bumi dimana makhluk – makhluk yang memiliki tingkat kesadaran dimensi kelima dapat memiliki tubuh fisik dan hidup di bumi.

Fenomena yang disebut ascension belakangan ini adalah persis yang terjadi pada bangsa Lemuria dan Atlantis. Dalam 2000 tahun manusia telah hidup pada tingkat kesadaran dimensi ketiga, dimana semua beroperasi berdasarkan sistem, aturan – aturan, kebijakan, kekuatan, dan kontrol, ini yang menyebabkan separasi antara satu dengan lainnya, berada dalam persaingan, pekerjaan yang membosankan, dan perjuangan hidup yang berat. Kondisi ini yang disebut sebagai ‘Low vibration System’ (sistem yang bergerak dalam vibrasi kesadaran yang rendah), pada saat bumi dan seluruh isinya mengalami transisi ke dimensi kelima, semua low vibration system ini akan tereliminasi dengan naiknya tingkat kesadaran mayoritas manusia di bumi.

Orang – orang yang disebut ‘Indigo’ adalah makhluk – makhluk dengan tingkat kesadaran dimensi keempat dan kelima yang terlahir sebagai manusia, mereka lahir dari ‘Blue Ray’, sedangkan yang disebut orang – orang dengan julukan ‘Crystal’ adalah makhluk yang berada pada tingkat kesadaran dimensi keenam yang lahir sebagai manusia.

Setiap dimensi kesadaran memiliki perangkat hukum dan prinsip yang spesifik berdasarkan frekuensi dari tingkat kesadaran tersebut. Temple of Heaven di Beijing, China, dan piramid peninggalan bangsa Maya adalah dua situs yang menegaskan 12 tingkat kesadaran, masing – masing dari situs tersebut memiliki 9 tingkat, dengan berdasar pada filosofi bahwa kita berada pada dimensi ketiga, ada 9 tingkatan lain sampai tingkat kesadaran tertinggi di level 12.

Dimensi 1 – tingkat kesadaran sebagai sebuah titik. Mineral, air, kode genetika manusia adalah berada pada tingkat kesadaran ini.

Dimensi 2 – tingkat kesadaran sebagai titik dan garis. Pohon, binatang – binatang tingkat rendah berada pada tingkat kesadaran ini. Mereka hanya memiliki tingkat kesadaran akan spesies mereka, makan, bertempur, mangsa. Mereka hanya memiliki kesadaran akan saat ini, tidak memiliki ingatan masa lalu, dan memikir masa depan. Otak bagian bawah dari manusia (choroid plexus) yang befungsi mengontrol sistem syaraf berada pada tingkat kesadaran ini.

Dimensi 3 – tingkat kesadaran sebagai titik, garis, lebar, panjang, tinggi, dan volume. Manusia dan hewan – hewan tingkat lebih tinggi berada pada tingkat kesadaran ini. Tingkat kesadaran dimana paradigma pandangan bahwa diri adalah sebagai individu, bagian yang terpisah dari individu lain, kecenderungan untuk tidak memahami ada keterkaitan antara diri dengan individu lain, dan pikiran tidak menyadari keterkaitan antara aksi dan reaksi terhadap objek lain, dan individu lain. Pada kondisi kesadaran ini, kita memiliki kesadaran akan masa lalu, tetapi lebih fokus kepada saat ini, memiliki perasaan keterbatasan dalam memenuhi hasrat dan keinginan, dan membutuhkan kerja keras untuk mencapai tujuan.

Dimensi 4 – tingkat kesadaran sebagai titik, garis, lebar, panjang, tinggi, volume dan waktu. Ini adalah tingkat kesadaran yang dimiliki oleh yang disebut sebagai ‘tubuh astral’ atau ‘tubuh eterik’. Tingkat kesadaran ini adalah tingkat kesadaran yang berada pada alam bawah sadar kita, memiliki kemampuan membaca masa depan, imajinasi, kemampuan psikis, intuisi, magic dan kreatifitas. Ini adalah tingkat kesadaran yang menjadi awal dari pemahaman akan ‘universal law of one’ (hukum universal tentang pemahaman kita adalah satu), dan ‘unity consciousness’ (kesadaran penyatuan), efek yang terjadi pada salah satu individu adalah mempengaruhi kita semua. Orang – orang Indigo terlahir dalam kondisi tingkat kesadaran ini, tingkat ini adalah kunci utama dari pemahaman multi-dimensi, orang – orang pada level kesadaran ini akan menjadi pejuang – pejuang yang memimpin manusia lain yang akan menjadi penyebab dalam perbaikan kondisi bumi. Kesadaran tentang tidak ada manusia yang lebih dari manusia lain, adalah kunci kepada masa depan manusia, semua makhluk harus bekerja sama menciptakan dunia yang lebih baik.

Dimensi 5 – tingkat kesadaran sebagai titik, garis, lebar, panjang, tinggi, volume, waktu, dan spirit. Waktu dan ruang linear tidak mengikat pada tingkat kesadaran ini, tidak ada keterbatasan atau separasi. Apa yang dimiliki dalam kesadaran ini adalah pemahaman konstan bahwa semua makhluk itu satu, tidak adanya separasi, kehidupan hanya berjalan berdasarkan unconditional love, unconditional forgiveness, unconditional acceptance, tidak ada penilaian apapun terhadap makhluk lain, tidak ada penyesalan, dan perasaan – perasaan negatif lain yang menuntun kita ke alam kesadaran lebih rendah. Dalam tingkat kesadaran ini kita mencapai kebebasan berpikir, cara berpikir baru, melakukan apapun, karena kita adalah makhluk yang memiliki kesadaran universal.

Dimensi 6 – Disebut juga sebagai tingkat kesadaran ‘Christed Child’, ‘Crystal Child’, atau ‘Magical Child’, makhluk dalam tingkat kesadaran ini memiliki aspek magis dan spiritual, memandang kehidupan hanya sebagai sebuah permainan, ini yang disebut sebagai makhluk – makhluk terberkati dan bersifat magis, semua pekerjaan yang dilakukan hanya berdasarkan pada kemampuan spirit. Makhluk dalam tingkat kesadaran ini memiliki kemampuan sebagai Pencipta dalam tingkatan individual.

Dimensi 7 – tingkat kesadaran alam semesta sepenuhnya, disebut juga sebagai ‘Christed Adult’, ‘Crystal Adult’, telah memiliki kemampuan tentang planetari, mulai berfungsi sebagai penjaga planet – planet dalam galaxy, menjaga tingkat kesadaran makhluk lain dengan mengajari dan menyembuhkan makhluk – makhluk lain dalam skala besar, mempengaruhi aura mereka sehingga mereka mampu melihat dan memberikan kebenaran sejati kepada makhluk hidup lainnya.

Dimensi 8 & 9 – tingkat kesadaran kedelapan adalah tingkat kesadaran makhluk yang memiliki kontrol sepenuhnya akan kehidupan yang terjadi di bumi. Sedangkan tingkat kesadaran dimensi kesembilan adalah makhluk cosmic yang memiliki tanggung jawab penuh akan seluruh pelayanan terhadap planet – planet. Tingkat kesadaran dimensi 8 dan 9 selalu bergabung dalam misi mereka.

Dimensi 10 – makhluk pada tingkat kesadaran ini bertanggung jawab penuh akan keberadaan galaksi.

Dimensi 11 – makhluk yang memiliki tingkat kesadaran tentang seluruh keberadaan galaksi – galaksi di alam semesta.

Dimensi 12 – tingkatan tertinggi, makhluk – makhluk yang memilki tingkat kesadaran yang disebut sebagai ‘Gold Ray’, tingkat kesadaran makhluk universal, telah menerima kesadaran yang universal, kembali kepada sumber utama, Pencipta / Tuhan / Prime God / Prime Energy, memiliki tingkat kesadaran yang tergabung dengan Pencipta itu sendiri.

Via – David Devanta

Exit mobile version