Atlantis Indonesia

Annunaki. …

Annunaki.

Ibnu al-Arabi menceritakan bahwa dahulu ketika ia mengunjungi Ka’bah, ia melihat sosok astral besar mengitari Ka’bah dan mendengar dia mengucapkan: “Sesungguhnya, kami telah, selama bertahun-tahun, melakukan ini sekitar Rumah Suci, tapi kamu hanya melakukannya baru sekarang. ”

Mendengar kata-kata ini Ibnu al-Arabi berkeinginan untuk mengetahui siapa sosok itu. Jadi dia tetap menatap dengan matanya, menurut cara yang disebut habs-i-nazar (mempertahankan penglihatan) dan ketika ia telah mengakhiri putaran dan hendak pergi, ia tidak mampu melakukannya. Akhirnya ia datang mendekati Ibnu AI-Arabi dan perasaan bahwa ia (mahluk ini) adalah penyebab penahanannya, ia memohon dia untuk mengizinkannya pergi.

Ibnu al-Arabi menjawab dia dengan kata-kata: “Bismillah ar-Rahman ar-Rahim. Aku akan pergi setelah Anda memberitahukan siapa Anda, dan dari suku apa Anda “Sosok astral itu menjawab:”..

Saya adalah manusia “Ibn al-Arabi selanjutnya bertanya berapa lama ia meninggalkan dunia ini. Dia menjawab : Sekarang lebih dari empat puluh ribu tahun ” Terkejut, Ibn al-Arabi menambahkan :

“. Anda mengatakan usia anda begitu lama, sementara manusia hanya enam ribu tahun sejak zaman Adam diciptakan, namun Anda menyatakan bahwa Anda adalah manusia? “.

Dia menjawab:”. Adam yang Anda maksud adalah ayah dari ras manusia, dan meskipun hanya enam ribu tahun telah berlalu, tiga puluh dunia lain telah mendahuluinya “dalam Tradisi Kebanggaan semua Makhluk, Nabi kita dan Ali, mengatakan, “Tentu saja Allah menciptakan Adam yang hanya Anda ketahui, setelah penciptaan seratus ribu manusia yang lain”. Dan saya adalah salah satunya.

(The Darwis. J. P. Brown. P. 334. F. Cass & Co London 1968.). ”

Via-Mahar Waqas Aslam.

Exit mobile version