Atlantis Indonesia

Kriteria Calon Raja Jawa Kuna. …

Kriteria Calon Raja Jawa Kuna.

Banyak orang menyangka sistem kerajaan kuno, dan seseorang jadi Raja karena anak raja. Tetapi di Jawa Kuna, tidak semudah itu untuk menjadi Raja. Ada syaratnya. Yaitu harus lulus Ujian Raja Yoga.

Yaitu latihan Yoga untuk calon Raja. ada 8 tahap Ujian. biasanya sejak muda para calon raja sudah mempelajarinya. Sehingga saat dewasa dan sudah siap. tinggal di uji. Jika lulus maka dia pantas menjadi Raja. Karena tatanan di Jawa Kuna menggunakan Dharma, Shiwa dan Budha. Maka kualitas manusia di ukur dari pandangan Dharma.

*Di Jawa Kuna seorang calon Raja harus lulus 8 tahap ujian Raja Yoga. Untuk pedoman kualitas. 10 tahun belum tentu selesai.

*Misalnya syarat calon presiden di Nusantara syaratnya harus lulus 8 tahap ujian Raja Yoga. Maka kualitasnya adalah manusia utama.

*Ujian ke-1 RajaYoga tentang Larangan/Yama. Yaitu kemampuan Ahimsa (tidak menyakiti mahluk) dengan hidup di pertapaan Budha satu periode.

*Ujian kesatu : Yama/larangan ke-2 Satya (jujur/tidak berdusta) , biasanya satu paket latihan hidup di pertapaan Budha.

*Ujian kesatu Yama/larangan ke-3 Tidak mencuri, larangan ke-4 mengendalikan sex, mulai dari berpantang sampai latihan KamaSutra.

*Ujian kesatu Yama/larangan ke-4 tentang seks, itu termasuk tidak memperkosa/berselingkuh. Kamasutra tentang memperlakukan wanita dan energi seks.

*Larangan kesatu/Yama, larangan ke-4 setelah berlatih kamasutra harus lulus bertahan pada ujian Brahmacharya/pantang berhubungan seks selama satu periode.

* Larangan/Yama, larangan ke-5 : Aparigraha yaitu tidak serakah, latihannya dengan hidup cara biksu/pertapa di hutan, kadang mengemis.

*Ujian pertama dari 8 ujian Raja Yoga disebut Yama [ Ahimsa, Satya, Satya/tidak mencuri, Bhramacharya, Aparigraha ] harus lulus.

*Ujian kedua Raja Yoga sebagai syarat calon Raja : Niyama / praktik Kebaikan, bisa ikut Ujian Niyama, jika sudah lulus ujian 1 : Yama / Larangan.

*Ujian Niyama ,1. Sauca/Tulus tanpa pamrih. Harus lulus Ujian ini. Caranya berderma tenaga, uang, ilmu , dan lain-lain. Tidak kecewa, tak berharap.

*Ujian Niyama , 2. Santhosa [merasa cukup & puas ] caranya latihan narimo kenyataan. latihannya biasanya ada guru pembimbingnya.

*Ujian Niyama, 3. Tapas yaitu mampu introspeksi diri dan bertapa. mengkarantina diri. menyepi untuk evaluasi diri. Harus lulus ujian tapas.

*Ujian Niyama , 4 Svadaya [ mandiri dlm mengerjakan tugas sehari-hari ] masak, mencuci , menjahit baju robek , menyapu walaupun calon Raja.

*Ujian Niyama, 4. Svadaya. agar calon raja tahu rasanya jadi pelayan rendah, agar dia saat jadi raja tidak sombong. Harus lulus Svadaya.

*Ujian Niyama , 5 Isvara Pranidhana, yaitu berserah diri kepada Tuhan yang Maha Esa sebagai pemelihara alam semesta & sumber kekuatan. Harus lulus.

*Ujian pertama Yama , Ujian kedua Niyama. Dalam Raja Yoga sebagai syarat calon Raja. Sudah berat tapi belum seberapa masih ada 6 tahap Ujian lagi.

*Ujian tahap ke-3 dlm Raja yoga adalah Asana/Olah Raga. seorang calon raja harus tahu ilmu asana Yoga/senam , postur tubuh untuk kesehatan.

*Ujian tahap 4 dlm Raja Yoga adalah Pranayama, yaitu kemampuan mengolah prana/hawa murni untuk membangkitkan kundalini/sakti di tubuh.

*Ujian ke 4. Pranayama ini penting , karena ilmu tentang mengolah prana/chi/hawa murni ini jika lulus maka bisa berlatih di tahap diatasnya.

*Ujian ke 5 dlm Raja Yoga untuk calon Raja adalah Pratyahara, seni istirahat /relaksasi/menyimpan , memulihkan, menggandakan energi tubuh.

*Setelah lulus ujian ke 5. maka ujian ke-6 : Dharana/Olah cipta/fokus pikiran. Ilmu tentang pikiran, cara kerja, mendayagunaan, tipu muslihat.

*Seorang calon raja berlatih Dharana sejak muda , dari latihan memanah sampai mendengar daun bambu jatuh, latihan konsentrasi, latihan hapalan.

*Ujian ke-6 : Dharana ini untuk melihat kemampuan mengendalikan pikiran & kekuatan konsentrasi. harus lulus Dharana untuk syarat calon Raja.

*Ujian ke-7 untuk syarat calon raja dalam Raja Yoga adalah Dhyana / Olah Rasa , inilah yg diterjemahkan sebagai Meditation dalam Bahasa Inggris.

*Latihan Dhyana ini sejak muda dlm bimbingan ahli Dhyana, untuk menghapus kekotoran batin dalam ajaran Budha. Harus lulus ujian ini.

*Ujian ke 7. Dhyana ini berat, karena seseorang yang sudah bersih batinnya dari kekotoran batin biasanya waskitha / mata batinnya tajam sekali.

*Pada Ujian ke 7. Dhyana sebagai syarat calon Raja. Ilmu ini khusus dipelajari aliran Chana/Chan [ Shaolin ], di Jepang disebut Zhana/Zen.

*Calon raja yang lulus ujian ke-7. Dhyana, maka otomatis masuk Tahapan Samadhi/ujian ke 8. puncak Raja Yoga.

*Latihan ke 8. Raja Yoga, latihan puncak adalah Samadhi, menjalin hubungan dengan kekuatan semesta. Harus lulus latihan ke-7 [ Dhyana ].

*Seorang calon Raja yang sudah mampu memasuki Samadhi, dia tidak perlu bertanya penasehat untuk memutuskan hal-hal penting saat darurat.

Tahapan Samadhi diajarkan bertahun-tahun sejak muda , kepada calon raja. Sehingga setelah dewasa siap jadi Raja. Ia siap di uji.

Betapa hebatnya orang jaman kuna, seorang calon Raja harus lulus Ujian Raja Yoga. Sangat berat. Bukan karena suara terbanyak.

Calon Raja yang tidak lulus Ujian Raja Yoga, maka tidak pantas jadi Raja. Kalaupun memaksakan diri. maka nasib kerajaan dan rakyat jadi taruhannya.

Raja-raja kuna di Jawa yang berpedoman pada Dharma, pasti belajar Raja Yoga. Jaman berubah, hal-hal begini dianggap kuno.

Sayangnya saat ini Raja Yoga hanya direndahkan statusnya menjadi senam, olah postur tubuh / asana. untuk kesehatan & awet muda.

Ada 4 cabang pohon Yoga yang umum yaitu Karma Yoga, Bhakti Yoga, Jnana Yoga dan Raja Yoga. ada juga Yoga yang tidak umum. Itu sulit di jelaskan.

Perbandingan syarat menjadi pemimpin/raja di masa lalu dan sekarang jauh berbeda. Karena tatanan sosial yg berubah. Wajar, semua berubah.

Demikian kumpulan informasi tentang syarat calon Raja jaman Kuna di Jawa. Semoga berguna. terima kasih.

Sumber :

http://edypekalongan.blogspot.co.id/2014/07/kriteria-calon-raja-jawa-kuna.html?m=1

Exit mobile version